Cara Pindah dari Shopee ke Toko Sendiri Tanpa Kehilangan Pelanggan
Terbit
Pindah ke toko sendiri tidak harus menutup toko Shopee. Ini urutan yang aman: pindahkan katalog, ajak pelanggan lewat jalur Anda sendiri, lalu jalankan keduanya.
Banyak penjual ingin lepas dari potongan Shopee, tapi takut kehilangan pembeli yang selama ini datang dari sana. Kabar baiknya, "pindah" tidak harus berarti menutup toko Shopee. Yang dipindahkan adalah pelanggan yang memesan ulang, reseller, dan pembeli yang sudah mengenal Anda. Marketplace tetap jalan untuk menjaring pembeli baru.
Berikut urutan yang aman, supaya penjualan tidak turun di tengah jalan.
Pahami Dulu: Pembeli Shopee Tidak Bisa Dibawa Begitu Saja
Sejak 2022, Shopee menyamarkan nama dan nomor HP pembeli di halaman pesanan penjual. Artinya, Anda tidak bisa mengambil daftar pembeli dari Shopee lalu menghubungi mereka satu per satu.
Shopee juga menganjurkan semua percakapan dan transaksi tetap di dalam aplikasinya. Jadi jangan mengajak pembeli pindah lewat chat Shopee, dan baca aturan terbaru di Pusat Edukasi Penjual sebelum menyisipkan apa pun ke dalam paket. Melanggar aturan marketplace bisa membuat akun Anda dibatasi, dan itu jauh lebih merugikan daripada potongannya.
Jalan yang aman adalah membangun jalur Anda sendiri, di luar marketplace.
Langkah 1: Pindahkan Katalog Produk
Toko sendiri perlu berisi produk yang sama, lengkap dengan foto, harga, varian, dan stok. Mengetik ulang ratusan produk makan waktu berhari-hari dan rawan salah.
Seller Centre Shopee punya fitur untuk mengunduh data produk secara massal ke berkas Excel. Berkas itulah yang dipakai untuk mengisi toko baru sekaligus. Namanya kadang berubah mengikuti tampilan Seller Centre, jadi cari menu pengelolaan produk massal di sana.
Langkah 2: Mulai dari Pelanggan yang Sudah Ada di Luar Shopee
Sebagian pelanggan Anda sudah bisa dihubungi tanpa lewat Shopee. Mereka yang pertama diajak:
- Pelanggan WhatsApp yang pernah memesan atau bertanya langsung ke nomor Anda.
- Reseller yang memesan rutin dalam jumlah banyak.
- Pengikut Instagram dan TikTok. Pasang tautan toko di bio.
- Pembeli toko fisik, kalau Anda punya. Pasang kode QR tautan toko di meja kasir.
Kirim tautannya sekali, dengan pesan singkat. Tidak perlu mengirimnya berulang-ulang. Contohnya:
Halo Kak [nama], ini [nama toko]. Mulai sekarang pesanan bisa langsung lewat toko kami di [tautan]. Stok dan ongkirnya kelihatan sebelum bayar, dan bisa bayar pakai QRIS. Kalau lebih suka pesan lewat chat seperti biasa, tetap boleh ya, Kak.
Kalimat terakhir penting. Pelanggan yang dipaksa pindah cara memesan sering memilih tidak memesan sama sekali. Biarkan mereka mencoba sendiri. Yang sekali memesan lewat toko dan merasa lebih mudah biasanya kembali lewat jalur yang sama.
Untuk reseller, lebih baik ditunjukkan langsung: kirim tautan, minta mereka memasang aplikasinya, lalu temani pesanan pertama mereka lewat toko. Setelah satu-dua kali, mereka biasanya tidak mau kembali ke cara lama.
Langkah 3: Beri Alasan untuk Memesan di Toko Sendiri
Pelanggan tidak akan pindah hanya karena Anda ingin bebas potongan. Mereka perlu merasakan bedanya. Beberapa yang biasanya berhasil:
- Stok baru diumumkan lebih dulu ke pelanggan toko sendiri.
- Reseller bisa memesan kapan saja tanpa menunggu Anda membalas chat.
- Pesanan bisa dibayar dengan QRIS dari dompet digital atau m-banking mana pun, dan ongkirnya terlihat sebelum membayar.
- Aplikasi berikon toko Anda di HP mereka, jadi memesan ulang tinggal beberapa ketukan.
Kalau Anda ingin memberi harga atau promo khusus di toko sendiri, pastikan dulu tidak bertentangan dengan program yang sedang Anda ikuti di marketplace.
Langkah 4: Jalankan Keduanya
Selama dua toko berjalan bersamaan, ada satu hal yang harus dijaga: stok. Stok di Shopee dan di toko sendiri umumnya tidak tersambung otomatis. Dua cara yang sering dipakai:
- Bagi stok: sebagian untuk Shopee, sebagian untuk toko sendiri.
- Perbarui stok di keduanya setiap hari di jam yang sama, misalnya sebelum mulai mengemas.
Pilih satu dan lakukan dengan disiplin. Barang yang terjual di dua tempat padahal tinggal satu adalah cara tercepat kehilangan kepercayaan pembeli.
Langkah 5: Ukur Hasilnya Setiap Bulan
Catat dua angka setiap akhir bulan: omzet lewat toko sendiri, dan potongan yang tidak jadi Anda bayar karena pesanan itu tidak lewat marketplace. Kalau omzet toko sendiri terus naik, Anda bisa mengurangi ketergantungan pada marketplace pelan-pelan, bukan dalam semalam.
Untuk tahu kapan langganan toko sendiri mulai lebih murah daripada potongan, baca cara menghitung titik impas toko online tanpa komisi.
Kesalahan yang Sering Terjadi
- Menutup toko Shopee terlalu cepat. Pembeli baru berhenti datang, sementara toko sendiri belum punya pelanggan tetap.
- Mengajak pindah lewat chat marketplace. Berisiko melanggar aturan dan membuat akun dibatasi.
- Mengirim tautan berkali-kali ke orang yang sama sampai terasa seperti spam.
- Membiarkan stok di dua tempat tidak sama, sehingga barang yang sudah habis tetap terjual.
Bagaimana eLapak Membantu
Kalau produk Anda sudah ratusan di marketplace, pilih tambahan berbayar impor produk saat memesan. Unduh berkas produk dari Seller Centre Shopee atau Tokopedia, kirim ke kami, dan produknya kami masukkan ke toko Anda. Biayanya dihitung per jumlah produk dan tampil di form pemesanan. Di paket Lengkap, berkas itu juga bisa Anda impor sendiri dari panel admin toko.
Toko dan aplikasinya siap dalam beberapa jam setelah pembayaran kami terima, dan tidak ada potongan dari setiap penjualan. Isi tiap paket ada di Paket & Harga.