Biaya Membuat Aplikasi Toko Online 2026: Bikin Sendiri atau Berlangganan?
Terbit
Kisaran biaya membuat aplikasi dan biaya pembuatan website toko di 2026, biaya bulanan setelah jadi, dan hitungan tiga tahun dibandingkan dengan berlangganan.
Tanyakan biaya membuat aplikasi toko ke tiga penyedia, dan Anda bisa mendapat tiga angka yang selisihnya puluhan juta rupiah. Bukan karena salah satunya curang, tapi karena yang ditawarkan berbeda: ada yang hanya membuat aplikasinya, ada yang ikut mengurus server, dan ada yang merawatnya bertahun-tahun.
Tulisan ini merangkum kisaran biaya yang dipublikasikan penyedia jasa di Indonesia pada 2026, biaya yang datang setelah aplikasi jadi, dan hitungan tiga tahun untuk membandingkan bikin sendiri dengan berlangganan.
Kisaran Biaya Membuat Aplikasi di 2026
Angka di bawah adalah harga yang ditulis penyedia jasa sendiri di situsnya, bukan harga pasti. Gunanya untuk memberi gambaran besarnya.
| Jenis aplikasi | Kisaran harga | Lama pengerjaan | Sumber |
|---|---|---|---|
| Aplikasi sederhana untuk UMKM (toko online, kasir) | Rp5–50 juta | 3–8 minggu | Majapahit |
| Aplikasi Android versi awal (MVP) | Rp20–50 juta | — | Wreative |
| Aplikasi e-commerce | Mulai Rp50 juta per platform | 40–60 hari kerja | Biantara |
| Marketplace seperti Shopee | Rp260–510 juta lebih | — | Layana |
Perhatikan kata "per platform": aplikasi Android dan aplikasi iPhone sering dihitung terpisah.
Biaya Pembuatan Website Toko
Website toko biasanya lebih murah daripada aplikasi, dan bisa dibuka dari HP mana pun lewat browser:
- Website toko online yang dibuatkan: Rp3–25 juta lebih, 2–6 minggu (Harun Studio).
- WordPress dengan WooCommerce: Rp2,5–10 juta di tahun pertama; dibuat khusus dari nol mulai Rp5 juta sampai lebih dari Rp100 juta (iniwebsitemu).
- Platform berlangganan seperti Shopify: paket Basic sekitar Rp450 ribu per bulan, belum termasuk biaya payment gateway (iniwebsitemu).
Biaya pembuatan website seperti ini umumnya baru mencakup tampilan dan katalog. Tanyakan apakah pembayaran QRIS otomatis, ongkir yang terhitung sendiri, dan panel admin untuk stok sudah termasuk, karena bagian-bagian itulah yang paling mahal untuk ditambahkan belakangan.
Biaya yang Datang Setelah Aplikasi Jadi
| Biaya | Besarnya | Sumber |
|---|---|---|
| Perawatan aplikasi | 15–25% dari biaya pembuatan, per tahun | Majapahit |
| Server untuk UMKM | Rp200 ribu–1 juta per bulan | Majapahit |
| Pemeliharaan website | Sekitar Rp1 juta per bulan | Harun Studio |
| Domain .com | Rp150–350 ribu per tahun | Harun Studio |
| Akun pengembang Google Play | US$25, sekali seumur hidup | |
| Akun pengembang Apple (aplikasi iPhone) | US$99 per tahun | Apple |
Ada juga biaya yang tidak terlihat di penawaran: menyesuaikan aplikasi setiap kali aturan berubah. Contohnya, sejak 30 September 2026 Google mewajibkan aplikasi yang dipasang di HP Android bersertifikat di Indonesia didaftarkan oleh pengembang yang identitasnya terverifikasi. Aplikasi yang dibuat lalu ditinggal biasanya bermasalah di saat seperti ini. Rinciannya di tulisan kami tentang APK dan Play Store.
Hitungan Tiga Tahun
Contoh dengan angka bulat untuk satu toko dengan aplikasi Android. Angka pembuatan diambil dari kisaran aplikasi sederhana di atas; angka langganan adalah contoh, bukan harga kami.
| Komponen | A. Dibuatkan sekali | B. Berlangganan |
|---|---|---|
| Pembuatan | Rp15.000.000 | Rp0 |
| Perawatan 20% per tahun × 3 | Rp9.000.000 | Termasuk |
| Server Rp300 ribu per bulan × 36 | Rp10.800.000 | Termasuk |
| Langganan Rp400 ribu per bulan × 36 | — | Rp14.400.000 |
| Total tiga tahun | Rp34.800.000 | Rp14.400.000 |
| Uang di depan | Rp15.000.000 | Satu bulan langganan |
Kedua pilihan sama-sama masih membayar domain, biaya QRIS, ongkos kirim, dan akun Google Play kalau aplikasinya diterbitkan di sana, jadi biaya itu tidak dimasukkan ke perbandingan.
Hitungan ini tidak berarti berlangganan selalu lebih baik. Pilihan A memberi Anda kode aplikasinya (kalau kontraknya menyebut begitu) dan kebebasan membentuk apa pun. Pilihan B memberi aplikasi yang sudah jadi dan dirawat, dengan bentuk yang mengikuti apa yang disediakan penyedianya.
Kapan Bikin Sendiri Lebih Masuk Akal?
- Cara jualan Anda sangat khusus dan tidak tersedia di layanan mana pun.
- Penjualannya sudah besar, sehingga Rp15–50 juta di depan tidak mengganggu modal belanja.
- Ada orang di dalam usaha Anda, atau pembuat aplikasi yang terikat kontrak, yang akan merawatnya bertahun-tahun.
Kapan Berlangganan Lebih Masuk Akal?
- Yang Anda butuhkan toko yang umum: katalog, keranjang, pembayaran, ongkir, stok.
- Uang di depan lebih baik dipakai untuk stok barang.
- Tidak ada orang teknis di dalam usaha Anda.
- Anda ingin bisa berhenti kapan saja kalau ternyata tidak cocok. Pastikan data produk, pesanan, dan pelanggan bisa diunduh saat berhenti.
Pertanyaan Sebelum Membayar Pembuat Aplikasi
- Kode aplikasinya menjadi milik siapa setelah lunas?
- Akun Google Play dan domainnya didaftarkan atas nama siapa?
- Berapa lama garansinya, dan berapa biaya perawatan setelah garansi habis?
- Siapa yang membayar dan mengurus server?
- Apakah pembayaran QRIS otomatis, ongkir, dan panel admin sudah termasuk?
- Siapa yang mendaftarkan aplikasinya untuk verifikasi pengembang Android?
Di eLapak
Kami memakai pilihan B. Toko online, aplikasi Android berupa APK, dan panel admin dipasang tanpa biaya pemasangan, lalu dibayar dengan langganan bulanan yang sudah termasuk server, cadangan harian, dan pembaruan. Tidak ada potongan per penjualan, dan Anda bisa berhenti kapan saja. Domain sendiri, biaya QRIS, ongkos kirim, dan akun Google Play dibayar langsung ke penyedianya.
Apa yang ada di aplikasinya kami jelaskan di tulisan tentang aplikasi bernama toko Anda sendiri, dan isi tiap paket ada di Paket & Harga.
Sumber
- Majapahit Teknologi, Mei 2026 (diperbarui Oktober 2026): biaya pembuatan aplikasi mobile
- Wreative, Juli 2026: biaya pembuatan aplikasi Android untuk UMKM
- Biantara: harga pembuatan aplikasi mobile 2026
- Layana, April 2026: biaya aplikasi mirip Shopee dan Tokopedia
- Harun Studio, Juli 2026 (diperbarui September 2026): harga pembuatan website
- iniwebsitemu, Agustus 2026: harga website e-commerce
- Google Play Console Help: mendaftar akun pengembang
- Android Developers Blog, Juni 2026: verifikasi pengembang Android
- Apple Developer: pendaftaran program